Archive for December, 2007

kaunseling islam

No comment »

result dah keluar fon 600837895 untuk unimas…

salam… result dah kuar…Alhamdulillah..yang dapat dean list or 4flat tu tahniahlah…expecially kat budak kaunseling unimas 4th year…next sem kita dah stat intern so, wish all of us get an excellent result….and show good performance during da intern…

No comment »

ayat suci dlm kromosom manusia

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas- kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.

Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat "Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil- hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: "… Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq… " Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".

Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah", dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.

Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?). Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran.

Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama "Bismillah ir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq"; "bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.

Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin. Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial. - dari mailist ahad-net … … … … … … … … … … … … .. 23 Mac 2002

No comment »

life start at 40???????????

Nikmat usia muda jangan dipersiakan. Itulah pesan bijak pandai. Umur muda hanya datang sekali, sekejap pula tu. Jadi, usia muda perlu direbut sepenuhnya untuk mencapai kejayaan hidup, di dunia dan akhirat. Banyak kelebihan usia muda yang tidak dapat dinikmati ketika usia tua.

Ketika usia muda jiwa lebih bersemangat dan waja. Kata orang tua, darah muda mudah mendidih. Itu bukti semangat yang membara mudah untuk melakukan apa sahaja. Namun perlu berhati-hati, semangat membara itu perlu diarahkan kepada kebaikan. Banyak orang rosak hidupnya bermula ketika usia muda.

Justeru, amat penting ketika usia muda diisi dengan kehidupan yang mendatangkan kebaikan. Di kalangan kita ramai yang beranggapan sebaliknya. Kononnya, usia muda peluang untuk enjoy. Segala-galanya dirasakan hebat. Ketika usia muda masih belum ada tanggungjawab mengurus keluarga. Jadi, apa sahaja yang ingin dilakukan diteruskan tanpa berfikir panjang.

Malah ada yang berkata, masa muda peluang untuk melakukan apa sahaja tanpa memikirkan dosa dan pahala. Mereka berpendapat amat rugi jika pada usia muda tidak melakukan perbuatan dosa (maksiat hawa nafsu). Nanti tiada pengalaman. Apabila usia tua baru hendak cari pengalaman, tidak mungkin lagi sehebat usia muda.

Biasalah apabila sudah tua tidak berpeluang lagi untuk melakukan seperti orang muda. Ketika usia tua afsu sudah kurang menyengat. Tambahan pula malu kepada anak cucu. Apa kata orang nanti, rumah kata pergi, kubur kata mari. Masa tua dikaitkan dengan masa hendak bertaubat. Masa tua ketika melakukan lebih banyak ibadat, hendak kumpul banyak pahala sebagai bekalan di akhirat.

Inilah silapnya kebanyakan anak muda kita. Soal dosa pahala dibuat main-main. Mereka lupa mati tidak menunggu usia tua baru berlaku. Banyak kita temui orang yang mati ketika usia muda. Seperti setandang kelapa, ada yang gugur ketika masih putik, masa muda, dan ada sampai ke tua.

Kita tidak boleh menduga sampai bila kita dapat hidup. Banyak kawan dan jiran kita yang masih muda telah mati. Sekarang ini ramai orang muda mati akibat kemalangan, penyakit berbahaya, dan tidak kurang akibat kesalahan sendiri seperti penagihan dadah yang membawa kepada penyakit Aids.

Tambahan pula, akibat dosa lebih mudah orang muda menemui maut. Perbuatan dosa memang berbahaya. Sebab itu agama menegahnya. Islam mengharamkan umatnya melakukan perbuatan mendatangkan mudarat kepada diri sendiri dan orang lain. Larangan adalah bertujuan untuk kebaikan, bukannya menghalang kebebasan.

Jiwa muda yang bersemangat dan waja perlu dipacu ke arah kebaikan. Jangan tunggu usia tua baru ingin berusaha. Teori mengatakan usia lelaki bermula pada usia 40 tahun adalah dusta yang direka-reka untuk melekakan manusia.

Hakikatnya, usia 40 sudah tiba masa menuai hasil, bukan baru hendak bermula. Memang kita dapati ramai orang mula beroleh kejayaan dalam hidup seperti mendapat pangkat, harta dan kedudukan yang baik apabila usia hampir atau melebihi 40 tahun.

Ini bermakna untuk berjaya memerlukan usaha yang lama. Mereka yang berjaya mungkin telah berusaha sejak usia awal 20an sebaik selepas tamat pengajian, iaitu lebih kurang 20 tahun. Silapnya kita, usia 40 tahun baru nak mula berusaha bersungguh-sungguh. Bilakah agaknya baru berjaya? Adakah ketika usia 60 baru hendak berjaya? Rasanya dah lewat benar.

Tegasnya, kita jangan bertangguh lagi. Jalan memulakan kejayaan bermula sekarang. Masa tidak boleh diundur ke belakang, biarpun kita merasakan telah terlewat. Terlewat lebih baik daripada tidak mula langsung.

Jika dihayati betul-betul, berusaha cara betul membuatkan kita rasa enjoy. Berkerja dan beribadat juga enjoy. Hidup diisi dengan perkara berfaedah. Kepuasan akan lahir apabila kita menghargai masa dan beroleh apa yang diusahakan. Kebaikan yang dilakukan adalah santapan rohani paling lazat.

Individu yang membazirkan masa dengan berhibur, lepak, dan melakukan perbuatan dosa sebenarnya lapar jiwanya. Kegembiraan apa yang dilakukan sekadar nampak di luar. Hakikatnya mereka menanggung derita batin. Orang melakukan perbuatan ditegah agama tidak akan menikmati kebahagiaan hidup. Kita perlu sedar, hidup ini hanya sementara. Maut boleh datang menjemput kita bila-bila masa. Individu Muslim merasakan mati sentiasa hampir dengan dirinya. Sebab itu mereka bersegera melakukan kebaikan. Takut tidak dapat mengumpul bekalan yang cukup untuk tergolong mereka berboleh keuntungan di akhirat nanti.

Di akhirat nanti, orang yang masuk syurga merasa menyesal kerana tidak melakukan lebih banyak pahala untuk tinggal di tingkat syurga lebih baik. Di syurga nanti ada banyak tingkat yang disediakan kepada hamba berbeza-beza jumlah amalan yang dibawa.

Bayangkan, jika penghuni syurga merasa menyesal tidak melakukan lebih banyak amalan baik ketika hidup di dunia, apatah lagi keluhan mereka yang dicampakkan ke neraka. Setelah ajal datang, tidak ada lagi peluang untuk melakukan kebaikan. Jadi, ketika nyawa masih di badan inilah peluang untuk melakukan kebaikan.

Tugas kita di dunia ini memang banyak. Kata As Syahid Hasan al-Bana: ?Kerja kita lebih banyak dari masa yang ada.? Masa yang ada tidak mencukupi. Jadi, individu yang membazirkan masa sebenarnya tidak tahu menghargai masa. Mereka tidak tahu merebut masa yang dikatakan lebih bernilai daripada emas.

Masa muda amat berharga. Masa untuk kita melakukan kebaikan, bukan keburukan. Sebenarnya, tidak ada sedetikpun masa untuk keburukan, melainkan individu yang berjaya dilalaikan oleh syaitan. Syaitan menyuruh manusia melakukan keburukan. Itu sumpah syaitan.

Sesiapa tidak ingin jadi pengikut syaitan, maka dia perlu melakukan kebaikan. Kebaikan perlu dilakukan sepanjang masa. Bukan tunggu masa tua. Masa muda tenaga masih kuat. Lebih banyak kebaikan dapat dilakukan ketika muda berbanding masa tua. Sebab itu, di akhirat nanti Allah tanyakan tentang waktu muda ke mana dihabiskan. Ini membuktikan masa muda amat penting digunakan untuk kebaikan. Kita dapat hidup pada usia muda, tetapi belum tentu sampai masa tua.

Masa muda memang banyak cabaran. Sebab itu Rasulullah banyak memberi peringatan kepada golongan muda. Banyak hadis menyebut keistimewaan pemuda (juga pemudi) yang melakukan ibadat. Mereka juga diingatkan menghindarkan diri daripada maksiat.

Rasulullah amat memberi perhatian kepada golongan muda sebagai tonggak kekuatan dakwah. Sebilangan besar sahabat Rasulullah terdiri daripada orang muda, dan ada yang masih di peringkat usia kanak-kanak.

Nama-nama sahabat yang terkenal mula dibimbing oleh Rasulullah sejak usia muda. Antaranya Ali bin Abi Talib dan Zubair bin Awwam yang kedua-duanya berumur lapan tahun, Thalhah bin Ubaidillah (11), al-Arqam bin Abi al-Arqam (12), Abdullah bin Masud (14), dan Saad bin Abi Waqqash (17).

Rasulullah sedar potensi diri golongan muda. Golongan muda memiliki kesemua keistimewaan. Kemuncak keupayaan manusia adalah pada usia muda (sekitar usia 20 hingga 40 tahun). Malah Allah memilih usia sekitar 30 tahun sebagai usia penghuni syurga. Semua penghuni syurga akan berusia sekitar 30 tahun, biarpun ketika mati di dunia telah berusia lanjut.

Jadi, jangan persia-siakan usia muda. Carilah bekal ilmu, pengalaman, kekayaan, amalan baik dan sebagainya ketika usia muda. Umpamanya, masa muda merupakan masa terbaik mencari ilmu. Akal orang muda masih cerdas.

Keadaan kesihatan orang muda masih berada di tahap terbaik. Tahan cabaran untuk menuntut ilmu seperti lama berada di bilik kuliah, membuat rujukan, berjaga malam, menghafal dan sebagainya. Masa muda mampu bergerak ke sana ke mari untuk menuntut ilmu. Sebahagian besar pula belum lagi berumahtangga.

Bagaimanapun, ini tidak pula bermakna orang tua tidak perlu lagi menuntut ilmu. Proses menuntut ilmu berlangsung sepanjang hayat. Menuntut ilmu pada usia tua lebih kepada pengukuhan ilmu yang telah diperoleh ketika usia muda. Amat sukar jika pada usia tua baru hendak mula.

Justeru, kepada golongan muda, pergunakan masa yang ada untuk kebaikan. Jangan mudah dilalaikan dengan godaan dunia yang sementara. Ingatlah, kehidupan kekal adalah di akhirat nanti.

-Lokman Ismail-

No comment »

manusia bahagia

Manusia bahagia bila dia dapat membuka mata. Untuk menyedari bahawa dia memiliki banyak perkara yang bererti.

Manusia dapat bahagia bila dia mahu membuka mata hati. Untuk menyedari,betapa dia dicintai.

Manusia dapat bahagia, bila dia mahu membuka diri. Agar orang lain dapat mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia kerana tidak mahu membuka hati, berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mahu menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta kerana ego dan hanya memikirkan diri, tidak sedar bahawa dia begitu dicintai, tidak sedar bahawa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mahu sedar kerana serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, kerana memilih,menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal didepan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik,namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinombor satukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nombor satu dalam satu perkara, belum tentu dalam perkara lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati.

Kita akan bahagia bila kita dapat menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mahu mencintai orang lain, dan mahu menerima orang lain.

Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadaNya, bahawa kita selaludiberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tidak perlu berkeras hati. DIA akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita perlukan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bebahagialah kerana kita dicintai begitu ramai orang.

No comment »

bidadari bumi

Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengisahkan tentang bidadari-bidadari surga. Bidadari-bidadari itu adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat, dan menentramkan hati setiap pemiliknya. Rupanya cantik jelita, kulitnya mulus. Ia memiliki akhlak yang paling baik, perawan, kaya akan cinta dan umurnya sebaya. Siapakah yang orang yang beruntung mendapatkannya? Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang syahid karena berjihad di jalan Allah, orang-orang yang tulus dan ikhlas membela agama Allah.

Sebagian kita mungkin berfikir, kapan kita berjumpa dengan bidadari-bidadari itu, apakah ia akan kita miliki, adakah ia sedikit diantara mereka mendiami bumi sekarang ini?

Bidadari-bidadari itu telah turun ke bumi. Semenjak Islam mulai bangkit lagi di bumi ini. Bidadari-bidadari itu menghias diri setiap hari. Dia berwujud manusia yang berhati lembut, menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat, menentramkan hati setiap pemiliknya. Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian dirinya. Seperti apakah bidadari bumi itu? Bisakah kita mengikuti langkahnya, apakah dia anak, adik, keponakan perempuan atau apakah ia istri dan ibu kita, atau ia hanya berupa angan yang sebenarnya bisa kita realisasikan, tapi syetan kuat menahan?

Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian dirinya. Setiap perempuan bisa menjadi bidadari bumi, seperti apakah ciri-cirinya?

1. Ia adalah wanita yang paling taat kepada Allah. Ia senantiasa menyerahkan segala urusan hidupnya kepada hukum dan syariat Allah.

2. Ia menjadikan Al-Quran dan Al-Hadis sebagai sumber hukum dalam mengatur seluruh aspek kehidupannya.

3. Ibadahnya baik dan memiliki akhlak serta budi perketi yang mulia. Tidak hobi berdusta, bergunjing dan ria.

4. Berbuat baik dan berbakti kepada orang tuanya. Ia senantiasa mendoakan orang tuanya, menghormati mereka, menjaga dan melindungi keduanya.

5. Ia taat kepada suaminya. Menjaga harta suaminya, mendidik anak-anaknya dengan kehidupan yang islami. Jika dilihat menyenangakan, bila dipandang menyejukkan, dan menentramkan bila berada didekatnya. Hati akan tenang bila meninggalkanya pergi. Ia melayani suaminya dengan baik, berhias hanya untuk suaminya, pandai membangkitkan dan memotifasi suaminya untuk berjuang membela agama Allah.

6. Ia tidak bermewah-mewah dengan dunia, tawadhu, bersikap sederhana. Kesabarannya luar biasa atas janji-janji Allah, ia tidak berhenti belajar untuk bekal hidupnya.

7. Ia bermanfaat dilingkungannya. Pengabdianya kepada masyarakat dan agama sangat besar. Ia menyeru manusia kepada Allah dengan kedua tangan dan lisannya yang lembut, hatinya yang bersih, akalnya yang cerdas dan dengan hartanya. “Dan dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah”. (HR Muslim)

Dialah bidadari bumi, dialah wanita sholehah yang keberadaan dirinya lebih baik dan berarti dari seluruh isi alam ini. Ya Allah jadikanlah aku, ibuku, kakak dan adiku serta perempuan-perempuan di sekelilingku menjadi bidadari bumi. Agar kelak di syurga kami tidak canggung lagi.

No comment »

Yasir Abu Ghusy.

Yasir Abu Ghusy.

Marilah bersama kita menghayati sebuah puisi

yang menyayat di hati seorang mujahid bernama Yasir Abu Ghusy.

Yasir Abu Ghusy,
Mujahid generasi intifada Palestin,
Usia belasan tahun,
Tidak memiliki potensi,
Berperwatakan manusia biasa.

Tetapi Sang Zionis pusing kepala,
Bagaimanakah sejumlah 500 orang belia,
Berkumpul sekelip mata,
Oleh sebuah isyarat,
Digerakkan anak muda ini?

Sudah! Sudah! Sudah! Sudah!
Sudah! Sudah! Sudah! Sudah!
Rumahnya diserbu,
Tetapi dia dapat membebaskan diri.

Dia cukup sedar,
Menjadi orang buruan
Polis, tentera dan perisik

Ketika dalam perjalanan menemui sahabat,
3 buah kereta rondaan mengepungnya,
Mereka boleh mendekati atau menyerkup,
Tetapi mereka bimbang dan pengecut,
Lantas dihujani ratusan peluru,
Yasir Abu Ghusy pun gugur,
Bersatu bersama barisan syuhada.

Tubuhnya digolek dan diperiksa,
Untuk mencari suatu dokumen,
Yang ditemui hanya selembar kertas,
Dari sakunya,
Bertulis dengan tangan sendiri,
“Kekasihku Palestin.”

No comment »